Perbedaan Behel Gigi dan Aligner Salah Jenis Perawatan di Dentist Jogja

Gigi merupakan bagian wajah yang cukup mempengaruhi penampilan. Oleh karena itu ada banyak perawatan gigi yang ditawarkan dentist Jogja Opal Dental, salah satunya adalah merapikan gigi. Untuk merapikan gigi ada dua pilihan yaitu menggunakan behel gigi atau aligner. Lalu apa perbedaannya? Berikut ini adalah beberapa perbedaan menggunakan behel gigi dan aligner:

Behel Gigi

Perbedaan menggunakan behel gigi dan aligner di Dentist Jogja yang pertama adalah cara pemasangan alat. Cara pemasangan behel gigi biasanya lebih lama dan rumit. Karena untuk behel gigi yang akan dipasang ini akan dilem yang membuat behel gigi jadi susah dilepas. Jadi untuk pemakaian behel gigi hanya bisa dilepas di dentist.

  • Berbentuk seperti pagar. Behel gigi memiliki perbedaaan tampilan dengan aligner karena alat yang digunakan. Umumnya pasien yang memilih perawatan behel gigi akan dipasang behel pada giginya. Jadi gigi akan terlihat seperti di pagar menggunakan behel. Pasien juga bisa memilih warna behel yang diinginkan.
  • Perawatan behel harus dilakukan oleh dentist. Karena pembersihan behel tidak bisa dilakukan sendiri, maka pasien tetap harus rutin mengunjungi dentist. Biasanya dentist akan membersihkan behel, menambahkan lem, mengganti karet dan lainnya. Selain itu pasien tetap harus rutin sikat gigi dengan benar.
  • Akan ada keluhan ngilu setelah perawatan. Umumnya setelah menggunakan behel gigi, pasien akan mengalami beberapa keluhan, salah satunya adalah ngilu dan sakit pada gigi. Hal ini disebabkan karena terjadinya gesekan behel pada mulut. Dentist juga menganjurkan pasien untuk makan makanan yang lembut setelah menggunakan behel. Beberapa pasien juga mengeluh sariawan setelah menggunakan behel.
  • Lama pemakaian behel gigi sebenarnya tergantung dengan kondisi gigi setiap pasien. Karena kondisi gigi pasien berbeda-beda maka tidak ada waktu pastinya. Tapi umumnya pasien harus menggunakan behel selama 2 hingga 3 tahun untuk hasil yang maksimal

Aligner 

Lain halnya dengan menggunakan aligner. Aligner ini dibuat dari bahan PETG, yang membuat wujud aligner ini transparan dan ringan. Jadi dentist akan mencetak aligner sesuai dengan bentuk gigi pasien, kemudian pasien bisa memasang aligner dengan sendirinya. Aligner ini bisa dilepas dan dipasang secara bebas oleh pasien, jadi cukup nyaman digunakan.

  • Aligner ini bentuknya transparan. Hal inilah yang menjadi kelebihan dari aligner, karena meskipun menggunakan aligner, tidak akan mengubah penampilan pasien. Saat menggunakan aligner, tampilan gigi akan tampak seperti biasa tanpa menggunakan apapun. Berbeda dengan saat menggunakan behel yang terlihat cukup mencolok dengan warna.
  • Dapat dibersihkan sendiri di rumah. Jika menggunakan aligner, pasien bisa membersihkan aligner sendiri tanpa perlu pergi ke dentist. Karena aligner ini bisa dilepas dan dipasang dengan sendirinya, jadi bisa dibersihkan sendiri dengan air bersih dan sikat secara perlahan. Pasien juga tetap harus sikat gigi seperti biasa.
  • Tidak ada rasa ngilu setelah perawatan. Sedangkan jika menggunakan aligner, pasien tidak akan mengalami rasa sakit atau ngilu saat pemakaian aligner. Mungkin pada saat awal pemakaian pasien hanya merasa kurang nyaman. Pasien juga diminta untuk melepas aligner saat ingin makan dan sikat gigi.
  • Lama pemakaian lebih singkat. Untuk lama pemakaian jika memilih aligner, pasien bisa menggunakannya dalam 2 hingga 6 bulan.

Itulah beberapa perbedaan menggunakan behel gigi dan aligner. Kedua perawatan gigi ini tentu sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Pasien bisa mengunjungi dentist Jogja Opal Dental untuk berkonsultasi sebelum meratakan gigi. Karena dentist akan memberikan saran sesuai dengan kondisi pasien, yang pasti hasilnya akan membuat tampilan gigi jadi lebih rapi.