Apakah Benar FF Akan Dihapus dan Diblokir Pemerintah?

Rumor, gossip maupun isu adalah sesuatu yang belum tentu benar adanya. Hal apapun bisa menjadi bahan isu tersebut. Tidak lama kemarin pasti para gamers bertanya-tanya apakah benar FF akan dihapus dan diblokir oleh pemerintah Indonesia? Tentu penggemar setia game besutan Garena ini menjadi panik. Bukan hanya itu, mereka yang juga mengambil peluang usaha dari kehadiran game battle royale ini pun mungkin juga merasa panik. Lalu pertanyaan tersebut memang benar atau hanya sekedar isu? Hal ini sangat menarik untuk kita bahas.

Sebenarnya setiap jenis game mempunyai dampak negatif bagi penggunanya. Dampak yang pasti dirasakan adalah dari kerusakan mata yang akan terjadi. Selain itu, radiasi dari ponsel juga patut diperhitungkan. Lalu kenapa hanya game Free Fire saja yang akan dihapus? Semua game juga berdampak sama seperti yang telah disebutkan bukan? Ya memang, yang menjadi permasalahan adalah game FF merupakan salah satu jenis battle royale yang menyediakan arena sebagai ajang pertempuran dengan berbagai senjata. Game online ini seharusnya dimainkan oleh orang dewasa, dimana psikologis nya sudah bisa dikatakan stabil. Namun pada kenyataannya, banyak anak kecil dibawah umur yang juga memainkan Free Fire.

Isu apakah benar free fire akan ditutup ini sebenarnya sudah terjadi pada bulan Juli 2020 kemarin. Namun pada kenyataannya, sampai sekarang kalian masih bisa memainkan game perang ini bukan? Apakah memang sengaja ditunda penutupannya? Menurut kami tidak demikian, melainkan pernyataan tersebut bukan merupakan fakta alias HOAX. Dari pemerintah sendiri tidak membuat pernyataan bahwa FF akan ditutup. Begitu juga dengan pihak Garena selaku developer game tersebut.

Baca juga : Download Diamond Gratis FF 99999 Apk + Script Terbaru 2021

Siapa yang membuat pernyataan tersebut? Apa tujuan mereka? Sampai sekarang masih belum jelas siapa yang pertama kali membuat berita bohong yang dimaksud, yang jelas berita FF akan ditutup tersebar melalui sosial media seperti Facebook, Instagram dan Twitter. Tidak penting siapa yang membuat kabar HOAX itu, namun yang paling penting yang harus dipikirkan adalah, kenapa melakukan itu? Apa sebenarnya maksud mereka? Tujuannya apa sih?

Menurut kabar yang telah kami rangkum, memang ada sebagian oknum yang mengusulkan Free Fire ditutup saja. Bahkan mereka juga sudah mengajukan usulan tersebut kepada pemerintah, lebih tepatnya MUI. Alasannya tidak lain adalah banyak pengguna dibawah umur seperti yang telah disebutkan pada paragraf kedua artikel ini. Kemungkinan besar itulah awal muncul isu apakah benar FF akan dihapus oleh pemerintah.

Jika dilihat dari alasan mereka, hal tersebut memang perlu kita renungkan. Pasalnya bocah cilik atau yang disingkat “bocil” memang masih belum terbentuk sempurna secara mental. Hal yang mesti ditakutkan adalah efek dari kekerasan yang ada pada game FF itu. Ada kemungkinan mereka akan menirukan adegan kekerasan tersebut di dunia nyata. Seperti yang pernah terjadi pada kasus Smack Down” beberapa tahun silam.

Bukti lagi adalah beberapa bulan kemarin sempat terjadi hal yang menghebohkan ketika anak yang sedang beribadah melakukan freestyle Push Up. Walaupun tidak berbahaya, namun setidaknya game telah membawa dampak buruk bagi penggunanya. Dengan catatan bahwa pemain game tersebut adalah anak dibawah umur.

Sebenarnya bukan hanya dampak buruk yang bisa didapatkan ketika bermain game, banyak juga halpositih yang bisa didapatkan. Tidak sedikit oknum yang beruntung dengan kehadiran Free Fire. Beberapa diantara mereka adalah penyedia layanan Top Up dan konten kreator youtube maupun Tiktok.

Jadi, apakah benar FF akan dihapus? Tentu banyak yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah sebelum memutuskan hal penting tersebut. Yang paling penting adalah, gunakan game hanya sekedar permainan yang menghibur saja.